RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah : SMP
NEGERI 2 GEDEG
Kelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester I
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu
Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi
3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
Kompetensi Dasar
3.1 Mendeskripsikan
muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
1.
Menjelaskan
benda dapat bermuatan listrik bila dilakukan dengan cara tertentu secara komunikatif.
2. Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda
bermuatan listrik dengan percaya diri
3. Melakukan percobaan sederhana secara teliti dan jujur untuk menunjukkan sifat muatan listrik.
4.
Menjelaskan
secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik, besar muatan listrik dan
jarak antara benda bermuatan listrik dengan
rasa tanggung jawab.
A.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1.
Membedakan muatan listrik positif dan muatan
listrik negatif.
2.
Membedakan listrik statis dan listrik
dinamis.
3.
Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan
Rutherford secara komunikatif
4.
Membedakan proton, elektron, dan neutron.
5.
Menjelaskan muatan sebuah benda.
6.
Membedakan konduktor dan isolator.
7.
Menyebutkan contoh konduktor dan isolator.
8.
Menjelaskan beberapa cara untuk memberi
muatan secara komunikatif
9.
Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.
10.
Menyelidiki gaya elektrostatis dengan teliti dan jujur
11.
Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan dengan teliti
12.
Menjelaskan pengertian medan listrik.
13.
Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan
listrik.
14.
Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan
positif, muatan negatif, dan pasangan
muatan.
15.
Menjelaskan prinsip kerja elektroskop secara komunikatif.
16.
Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop secara teliti dan jujur.
17.
Membuat muatan induksi dengan elektroskop secara kerja sama.
18.
Menjelaskan gejala dan penerapan listrik
statis dengan rasa tanggung jawab.
B.
Materi Pembelajaran
Listrik Statis
C.
Metode Pembelajaran1
1.
Model : - Direct Instruction (DI)
-
Cooperative Learning
2. Metode
: -
Diskusi kelompok
-
Eksperimen
-
Observasi
-
Ceramah
D.
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA
a.
Kegiatan Pendahuluan
·
Motivasi
dan apersepsi
- Mengapa jika mistar plastik
digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif?
-
Mengapa muatan induksi selalu berlawanan dengan muatan benda penginduksi?
·
Prasyarat
pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan
muatan negatif?
- Apakah yang dimaksud dengan
induksi?
b. Kegiatan Inti
-
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik secara kelompok mendiskusikan muatan listrik dengan rasa tamggung jawab.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan muatan positif dan muatan
negatif secara komunikatif.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan listrik statis dan
listrik dinamis secara komunikatif.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan model atom Dalton,
Thomson, dan Rutherford dengan jujur.
·
Peserta
didik memperhatikan perbedaan proton, elektron, dan neutron yang disampaikan
oleh guru.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menjelaskan muatan sebuah benda.
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan konduktor dan isolator.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh konduktor dan isolatordengan tanggung jawab.
·
Peserta
didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan jujur dan tanggung jawab.
·
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa cara untuk memberi muatan.
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
PERTEMUAN KEDUA
a. Kegiatan Pendahuluan
-
Motivasi
dan apersepsi
- Apakah
jenis gaya yang dihasilkan oleh dua benda yang bermuatanberbeda?
- Bagaimana menggambar garis-garis medan listrik
di sekitar pasangan muatan?
-
Prasyarat
pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan
gaya elektrostatis?
- Apakah yang dimaksud dengan
medan listrik?
-
Pra
eksperimen:
-
Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.
b. Kegiatan Inti
-
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya elektrostatis secara komunikatif.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah mistar, dua potongan kaca,
secarik kain wol, secarik kain sutra, dan seutas tali dengan jujur.
·
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki gaya
elektrostatis
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja
yang telah dijelaskan oleh gurudengan
teliti dan jujur.
·
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru menentukan gaya elektrostatis dari dua buah
muatan dengan teliti dan jujur.
·
Peserta
didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah
muatan yang disampaikan oleh gurudengan
teliti dan jujur.
·
Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah
muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.
·
Guru
mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada
peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik secara kelompok mendiskusikan pengertian medan listrik secara komunikatif.
·
Peserta
didik memperhatikan cara menggambar garis-garis medan listrik yang disampaikan
oleh gurudengan teliti.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai medan listrik di sekitar muatan
positif, muatan negatif, dan pasangan muatandengan teliti dan jujur
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
PERTEMUAN KETIGA
a. Kegiatan Pendahuluan
-
Motivasi
dan apersepsi
- Bagaimana cara mengetahui
apakah suatu benda bermuatan atau tidak?
- Mengapa pada gedung yang tinggi dilengkapi
dengan penangkal petir?
-
Prasyarat
pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan
elektroskop?
- Bagaimana proses terjadinya
petir?
-
Pra
eksperimen:
-
Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.
b. Kegiatan Inti
-
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja elektroskop dengan komunikatif.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah elektroskop, sebuah sisir
plastik, potongan karet ban, secarik kain wol, pembakar bunsen, mistar plastik,
potongan kaca, dan secarik kain sutra secara
jujur.
·
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui jenis
muatan dan membuat muatan induksi dengan elektroskop (BSE IPA SMP Kelas IX Bab
7: Elok Sudibyo dkk).
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja
yang telah dijelaskan oleh guru dengan
teliti dan jujur.
·
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah
dilakukandengan teliti dan jujur.
·
Peserta
didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan rasa tanggung jawab.
·
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gejala dan penerapan listrik statisdengan teliti dan tanggung jawab.
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
E. Sumber Belajar
a. Buku IPA BSE IPA SMP Kelas IX Bab 7: Elok Sudibyo dkk
b. Buku referensi yang relevan
c. Alat dan bahan praktikum
F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
Tes
unjuk kerja
Tes
tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uji petik
kerja prosedur
- Tes PG
- Tes isian
- Tes uraian
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes PG
Ebonit yang digosok dengan kain wol akan bermuatan
negatif karena ....
a. elektron
dari ebonit ke kain wol
b. proton
dari ebonit ke kain wol
c. elektron
dari wol ke ebonit
d. proton
dari wol ke ebonit
-
Contoh tes isian
Sebuah benda digosok pada benda lain sehingga
sebagian elektronnya berpindah ke benda yang digosok. Dalam peristiwa ini,
benda yang digosok menjadi bermuatan ....
-
Contoh tes uraian
Dua buah benda masing-masing bermuatan +Q
dan terpisah sejauh d menghasilkan gaya elektrostatis sebesar F.
Kemudian, salah satu muatan itu diperbesar menjadi +2Q dan yang lain
menjadi -2Q. Jarak kedua muatan sekarang didekatkan menjadi ½ d.
Berapakah gaya elektrostatis kedua muatan sekarang?
-
Contoh penilaian karakter
RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas : IX-
. . . .
|
No.
|
Nama
|
Kerja-sama
|
Teliti dan Jujur
|
Tanggung jawab
|
Komunikatif
|
Jumlah
|
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
|
|
Ket : 1. Kurang baik
2.
Cukup
3.
Baik
4.
Sangat baik
Skor yang
diperoleh
Nilai =
------------------------------------
x 100
Skor maximum
Keterangan :
A = 81 - 100
B = 61 - 80
C = 51 - 60
D = <
51
Mojokerto, Juli 2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG Guru Mata Pelajaran
MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001 NIP. 19710116 199903 1
003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah :
UPTSP SMPN 2 GEDEG
Kelas :
IX (Sembilan)
Mata Pelajaran : IPA (ILMU
PENGETAHUAN ALAM)
Standar Kompetensi
1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.
Kompetensi Dasar
1.1.
Mendeskripsikan sistem
ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.
Indikator
1.
Mendeskripsikan
bentuk atau bangun organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan rasa percaya diri
2.
Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi dengan tepat
3.
Mendata
contoh kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang biasa dijumpai dalam
kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya dengan rasa tanggungjawab.
4. Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ
sistem ekskresi dengan
rasa tanggung jawab
A. Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1. Mndeskripsikan bentuk atau organ – organ
penyusun system ekskresi dengan percaya diri
2. Mendiskripsikan fungsi sistem ekskresi.
3. Mendiskripsikan alat ekskresi pada manusia.
4. Menentukan sisa metabolisme pada manusia.
5. Mengamati dan mempelajari alat ekskresi
pada manusia.
6. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja ginjal
dengan rasa percaya diri.
7. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kulit
dengan rasa percaya diri.
8. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja
paru-paru dengan rasa percaya diri.
9. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja hati
dengan rasa percaya diri.
10. Mengidentifikasi faktor penyebab kelainan
dan penyakit pada sistem ekskresi dengan rasa tanggung jawab.
11. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada
ginjal.
12.
Menjelaskan
kelainan dan penyakit pada hati.
B. Materi
Pembelajaran
Sistem Ekskresi
C. Metode
Pembelajaran
1. Model :
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode
: - Diskusi kelompok
-
Ceramah
- Eksperimen
-
Observasi
D.
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA
- Kegiatan Pendahuluan
·
Berdoa bersama-sama
·
Mengecek kehadiran siswa
·
Motivasi
dan Apersepsi:
- Mengapa setiap hari kita
mengeluarkan air seni pada saat buang air kecil?
- Apakah penyebab penyakit
diabetes melitus?
·
Prasyarat
pengetahuan:
- Apakah yang dimaksud dengan
ekskresi?
- Apakah yang dimaksud dengan
penyakit diabetes melitus?
·
Pra
eksperimen:
- Berhati-hatilah dalam
melakukan praktikum.
b. Kegiatan Inti
·
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ekskresi.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem ekskresi.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan alat-alat ekskresi pada manusia.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menyebutkan sisa metabolisme pada manusia.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil model torso manusia, gambar anatomi
yang besar, atau model gambar tiga dimensi organ-organ ekskresi.
·
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati dan
mempelajari alat-alat ekskresi pada manusia
·
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja dari
alat-alat ekskresi pada manusia ( ginjal, kulit, paru-paru, dan hati).
·
Setiap
kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang
lain.
·
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor penyebab kelainan dan penyakit
pada sistem ekskresi.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa kelainan dan penyakit
pada ginjal.
·
Peserta
didik memperhatikan beberapa kelainan dan penyakit pada hati yang disampaikan
oleh guru.
- Kegiatan Penutup
·
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·
Do’a
bersama-sama dan diakhiri dengan salam
PERTEMUAN KEDUA
a.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Berdoa bersama-sama
·
Mengecek kehadiran siswa
·
·
·
·
· Motivasi dan Apersepsi:
- Apakah yang berfungsi sebagai
alat ekskresi pada serangga?
- Zat sisa metabolisme apakah
yang dikeluarkan oleh ginjal burung?
· Prasyarat pengetahuan:
- Apakah yang dimaksud dengan
buluh malpighi?
-
Sebutkan alat ekskresi pada burung.
b. Kegiatan Inti
·
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,
masing-masing kelompok terdiri dari 3-4
siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
·
Peserta
didik mendiskusikan macam-macam sistem
ekskresi pada manusia
-
Setiap
kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang
lain dengan rasa percaya diri.
-
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
-
Peserta
didik secara berkelompok melakukan eksperimen tentang zat-zat yang dikeluarkan
oleh alat-lat eskresi
-
Guru
membimbing siswa dalam melakukan eskperimen
-
Salah
satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya sedang kelompok yang menanggapi
-
Guru
sebagai moderator untuk memimpin diskusi kelas
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·
Do’a
bersama-sama dan diakhiri dengan salam
E. Sumber Belajar
a.
Buku IPA BSE SMP/MTs Kelas IX Halaman 1-22 : Elok Sudibyo, dkk
b.
Buku referensi yang relevan
c.
Lingkungan
d.
Alat dan bahan praktikum
F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
-
Tes
tertulis
- Tes
unjuk kerja
- Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
1.
Tes PG
2.
Tes
uraian
3. Uji
petik kerja produk
4. Proyek
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes PG
Organ yang sering disebut sebagai penyaring
darah adalah ....
a. otak c.
ginjal
b. jantung d. paru-paru
-
Contoh tes uraian
Penyakit apa yang terjadi pada hati? Jelaskan
menurut pengetahuan kalian.
-
Contoh proyek
Buatlah
artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai
dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau
internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah.
-
Contoh Penilaian Karakter
RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas : IX-
. . . .
|
No.
|
Nama
|
Percaya diri
|
Bertanggung jawab
|
Jumlah
Skor
|
|
1
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
Ket : 1. Kurang baik
2.
Cukup
3.
Baik
4.
Sangat baik
Skor yang
diperoleh
Nilai =
------------------------------------
x 100
Skor maximum
Keterangan :
A = 81 - 100
B = 61 - 80
C = 51 - 60
D = <
51
Mojokerto, Juli 2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG Guru Mata Pelajaran
MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001 NIP. 19710116 199903 1
003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah : SMP
NEGERI 2 GEDEG
Kelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester I
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu
Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi
3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
Kompetensi Dasar
3.1 Mendeskripsikan
muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
1.
Menjelaskan
benda dapat bermuatan listrik bila dilakukan dengan cara tertentu secara komunikatif.
2. Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda
bermuatan listrik dengan percaya diri
3. Melakukan percobaan sederhana secara teliti dan jujur untuk menunjukkan sifat muatan listrik.
4.
Menjelaskan
secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik, besar muatan listrik dan
jarak antara benda bermuatan listrik dengan
rasa tanggung jawab.
A.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1.
Membedakan muatan listrik positif dan muatan
listrik negatif.
2.
Membedakan listrik statis dan listrik
dinamis.
3.
Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan
Rutherford secara komunikatif
4.
Membedakan proton, elektron, dan neutron.
5.
Menjelaskan muatan sebuah benda.
6.
Membedakan konduktor dan isolator.
7.
Menyebutkan contoh konduktor dan isolator.
8.
Menjelaskan beberapa cara untuk memberi
muatan secara komunikatif
9.
Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.
10.
Menyelidiki gaya elektrostatis dengan teliti dan jujur
11.
Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan dengan teliti
12.
Menjelaskan pengertian medan listrik.
13.
Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan
listrik.
14.
Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan
positif, muatan negatif, dan pasangan
muatan.
15.
Menjelaskan prinsip kerja elektroskop secara komunikatif.
16.
Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop secara teliti dan jujur.
17.
Membuat muatan induksi dengan elektroskop secara kerja sama.
18.
Menjelaskan gejala dan penerapan listrik
statis dengan rasa tanggung jawab.
B.
Materi Pembelajaran
Listrik Statis
C.
Metode Pembelajaran1
1.
Model : - Direct Instruction (DI)
-
Cooperative Learning
2. Metode
: -
Diskusi kelompok
-
Eksperimen
-
Observasi
-
Ceramah
D.
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA
a.
Kegiatan Pendahuluan
·
Motivasi
dan apersepsi
- Mengapa jika mistar plastik
digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif?
-
Mengapa muatan induksi selalu berlawanan dengan muatan benda penginduksi?
·
Prasyarat
pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan
muatan negatif?
- Apakah yang dimaksud dengan
induksi?
b. Kegiatan Inti
-
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik secara kelompok mendiskusikan muatan listrik dengan rasa tamggung jawab.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan muatan positif dan muatan
negatif secara komunikatif.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan listrik statis dan
listrik dinamis secara komunikatif.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan model atom Dalton,
Thomson, dan Rutherford dengan jujur.
·
Peserta
didik memperhatikan perbedaan proton, elektron, dan neutron yang disampaikan
oleh guru.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menjelaskan muatan sebuah benda.
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan konduktor dan isolator.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh konduktor dan isolatordengan tanggung jawab.
·
Peserta
didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan jujur dan tanggung jawab.
·
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa cara untuk memberi muatan.
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
PERTEMUAN KEDUA
a. Kegiatan Pendahuluan
-
Motivasi
dan apersepsi
- Apakah
jenis gaya yang dihasilkan oleh dua benda yang bermuatanberbeda?
- Bagaimana menggambar garis-garis medan listrik
di sekitar pasangan muatan?
-
Prasyarat
pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan
gaya elektrostatis?
- Apakah yang dimaksud dengan
medan listrik?
-
Pra
eksperimen:
-
Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.
b. Kegiatan Inti
-
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya elektrostatis secara komunikatif.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah mistar, dua potongan kaca,
secarik kain wol, secarik kain sutra, dan seutas tali dengan jujur.
·
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki gaya
elektrostatis
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja
yang telah dijelaskan oleh gurudengan
teliti dan jujur.
·
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru menentukan gaya elektrostatis dari dua buah
muatan dengan teliti dan jujur.
·
Peserta
didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah
muatan yang disampaikan oleh gurudengan
teliti dan jujur.
·
Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah
muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.
·
Guru
mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada
peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik secara kelompok mendiskusikan pengertian medan listrik secara komunikatif.
·
Peserta
didik memperhatikan cara menggambar garis-garis medan listrik yang disampaikan
oleh gurudengan teliti.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai medan listrik di sekitar muatan
positif, muatan negatif, dan pasangan muatandengan teliti dan jujur
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
PERTEMUAN KETIGA
a. Kegiatan Pendahuluan
-
Motivasi
dan apersepsi
- Bagaimana cara mengetahui
apakah suatu benda bermuatan atau tidak?
- Mengapa pada gedung yang tinggi dilengkapi
dengan penangkal petir?
-
Prasyarat
pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan
elektroskop?
- Bagaimana proses terjadinya
petir?
-
Pra
eksperimen:
-
Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.
b. Kegiatan Inti
-
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja elektroskop dengan komunikatif.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah elektroskop, sebuah sisir
plastik, potongan karet ban, secarik kain wol, pembakar bunsen, mistar plastik,
potongan kaca, dan secarik kain sutra secara
jujur.
·
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui jenis
muatan dan membuat muatan induksi dengan elektroskop (BSE IPA SMP Kelas IX Bab
7: Elok Sudibyo dkk).
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja
yang telah dijelaskan oleh guru dengan
teliti dan jujur.
·
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah
dilakukandengan teliti dan jujur.
·
Peserta
didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan rasa tanggung jawab.
·
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gejala dan penerapan listrik statisdengan teliti dan tanggung jawab.
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
E. Sumber Belajar
a. Buku IPA BSE IPA SMP Kelas IX Bab 7: Elok Sudibyo dkk
b. Buku referensi yang relevan
c. Alat dan bahan praktikum
F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
Tes
unjuk kerja
Tes
tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uji petik
kerja prosedur
- Tes PG
- Tes isian
- Tes uraian
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes PG
Ebonit yang digosok dengan kain wol akan bermuatan
negatif karena ....
a. elektron
dari ebonit ke kain wol
b. proton
dari ebonit ke kain wol
c. elektron
dari wol ke ebonit
d. proton
dari wol ke ebonit
-
Contoh tes isian
Sebuah benda digosok pada benda lain sehingga
sebagian elektronnya berpindah ke benda yang digosok. Dalam peristiwa ini,
benda yang digosok menjadi bermuatan ....
-
Contoh tes uraian
Dua buah benda masing-masing bermuatan +Q
dan terpisah sejauh d menghasilkan gaya elektrostatis sebesar F.
Kemudian, salah satu muatan itu diperbesar menjadi +2Q dan yang lain
menjadi -2Q. Jarak kedua muatan sekarang didekatkan menjadi ½ d.
Berapakah gaya elektrostatis kedua muatan sekarang?
-
Contoh penilaian karakter
RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas : IX-
. . . .
|
No.
|
Nama
|
Kerja-sama
|
Teliti dan Jujur
|
Tanggung jawab
|
Komunikatif
|
Jumlah
|
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
|
|
Ket : 1. Kurang baik
2.
Cukup
3.
Baik
4.
Sangat baik
Skor yang
diperoleh
Nilai =
------------------------------------
x 100
Skor maximum
Keterangan :
A = 81 - 100
B = 61 - 80
C = 51 - 60
D = <
51
Mojokerto, Juli 2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG Guru Mata Pelajaran
MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001 NIP. 19710116 199903 1
003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah :
UPTSP SMPN 2 GEDEG
Kelas :
IX (Sembilan)
Mata Pelajaran : IPA (ILMU
PENGETAHUAN ALAM)
Standar Kompetensi
1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.
Kompetensi Dasar
1.1.
Mendeskripsikan sistem
ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.
Indikator
1.
Mendeskripsikan
bentuk atau bangun organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan rasa percaya diri
2.
Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi dengan tepat
3.
Mendata
contoh kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang biasa dijumpai dalam
kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya dengan rasa tanggungjawab.
4. Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ
sistem ekskresi dengan
rasa tanggung jawab
A. Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1. Mndeskripsikan bentuk atau organ – organ
penyusun system ekskresi dengan percaya diri
2. Mendiskripsikan fungsi sistem ekskresi.
3. Mendiskripsikan alat ekskresi pada manusia.
4. Menentukan sisa metabolisme pada manusia.
5. Mengamati dan mempelajari alat ekskresi
pada manusia.
6. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja ginjal
dengan rasa percaya diri.
7. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kulit
dengan rasa percaya diri.
8. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja
paru-paru dengan rasa percaya diri.
9. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja hati
dengan rasa percaya diri.
10. Mengidentifikasi faktor penyebab kelainan
dan penyakit pada sistem ekskresi dengan rasa tanggung jawab.
11. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada
ginjal.
12.
Menjelaskan
kelainan dan penyakit pada hati.
B. Materi
Pembelajaran
Sistem Ekskresi
C. Metode
Pembelajaran
1. Model :
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode
: - Diskusi kelompok
-
Ceramah
- Eksperimen
-
Observasi
D.
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA
- Kegiatan Pendahuluan
·
Berdoa bersama-sama
·
Mengecek kehadiran siswa
·
Motivasi
dan Apersepsi:
- Mengapa setiap hari kita
mengeluarkan air seni pada saat buang air kecil?
- Apakah penyebab penyakit
diabetes melitus?
·
Prasyarat
pengetahuan:
- Apakah yang dimaksud dengan
ekskresi?
- Apakah yang dimaksud dengan
penyakit diabetes melitus?
·
Pra
eksperimen:
- Berhati-hatilah dalam
melakukan praktikum.
b. Kegiatan Inti
·
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ekskresi.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem ekskresi.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan alat-alat ekskresi pada manusia.
·
Perwakilan
peserta didik diminta untuk menyebutkan sisa metabolisme pada manusia.
·
Perwakilan
dari tiap kelompok diminta untuk mengambil model torso manusia, gambar anatomi
yang besar, atau model gambar tiga dimensi organ-organ ekskresi.
·
Guru
mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati dan
mempelajari alat-alat ekskresi pada manusia
·
Guru
memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan
benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat
melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·
Peserta
didik dalam setiap kelompok mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja dari
alat-alat ekskresi pada manusia ( ginjal, kulit, paru-paru, dan hati).
·
Setiap
kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang
lain.
·
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor penyebab kelainan dan penyakit
pada sistem ekskresi.
·
Peserta
didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa kelainan dan penyakit
pada ginjal.
·
Peserta
didik memperhatikan beberapa kelainan dan penyakit pada hati yang disampaikan
oleh guru.
- Kegiatan Penutup
·
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·
Do’a
bersama-sama dan diakhiri dengan salam
PERTEMUAN KEDUA
a.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Berdoa bersama-sama
·
Mengecek kehadiran siswa
·
·
·
·
· Motivasi dan Apersepsi:
- Apakah yang berfungsi sebagai
alat ekskresi pada serangga?
- Zat sisa metabolisme apakah
yang dikeluarkan oleh ginjal burung?
· Prasyarat pengetahuan:
- Apakah yang dimaksud dengan
buluh malpighi?
-
Sebutkan alat ekskresi pada burung.
b. Kegiatan Inti
·
Guru
membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,
masing-masing kelompok terdiri dari 3-4
siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
·
Peserta
didik mendiskusikan macam-macam sistem
ekskresi pada manusia
-
Setiap
kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang
lain dengan rasa percaya diri.
-
Guru
menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
-
Peserta
didik secara berkelompok melakukan eksperimen tentang zat-zat yang dikeluarkan
oleh alat-lat eskresi
-
Guru
membimbing siswa dalam melakukan eskperimen
-
Salah
satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya sedang kelompok yang menanggapi
-
Guru
sebagai moderator untuk memimpin diskusi kelas
c. Kegiatan Penutup
-
Guru
memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
·
Peserta
didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·
Guru
memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·
Do’a
bersama-sama dan diakhiri dengan salam
E. Sumber Belajar
a.
Buku IPA BSE SMP/MTs Kelas IX Halaman 1-22 : Elok Sudibyo, dkk
b.
Buku referensi yang relevan
c.
Lingkungan
d.
Alat dan bahan praktikum
F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
-
Tes
tertulis
- Tes
unjuk kerja
- Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
1.
Tes PG
2.
Tes
uraian
3. Uji
petik kerja produk
4. Proyek
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes PG
Organ yang sering disebut sebagai penyaring
darah adalah ....
a. otak c.
ginjal
b. jantung d. paru-paru
-
Contoh tes uraian
Penyakit apa yang terjadi pada hati? Jelaskan
menurut pengetahuan kalian.
-
Contoh proyek
Buatlah
artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai
dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau
internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah.
-
Contoh Penilaian Karakter
RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas : IX-
. . . .
|
No.
|
Nama
|
Percaya diri
|
Bertanggung jawab
|
Jumlah
Skor
|
|
1
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
Ket : 1. Kurang baik
2.
Cukup
3.
Baik
4.
Sangat baik
Skor yang
diperoleh
Nilai =
------------------------------------
x 100
Skor maximum
Keterangan :
A = 81 - 100
B = 61 - 80
C = 51 - 60
D = <
51
Mojokerto, Juli 2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG Guru Mata Pelajaran
MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001 NIP. 19710116 199903 1
003