Selasa, 25 Oktober 2016

RPP KELAS 9 IPA GANJIL

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah                         : SMP NEGERI 2 GEDEG
Kelas / Semester          : IX (Sembilan) / Semester I
Mata Pelajaran             : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi
         3.  Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar
3.1   Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
1.   Menjelaskan benda dapat bermuatan listrik bila dilakukan dengan cara tertentu secara komunikatif.
2.   Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda bermuatan listrik dengan percaya diri
3.   Melakukan percobaan sederhana secara teliti dan jujur untuk menunjukkan sifat muatan listrik.
4.   Menjelaskan secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik, besar muatan listrik dan jarak antara benda bermuatan listrik dengan rasa tanggung jawab.

A. Tujuan Pembelajaran
        Peserta didik dapat:
1.         Membedakan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif.
2.         Membedakan listrik statis dan listrik dinamis.
3.         Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford secara komunikatif
4.         Membedakan proton, elektron, dan neutron.
5.         Menjelaskan muatan sebuah benda.
6.         Membedakan konduktor dan isolator.
7.         Menyebutkan contoh konduktor dan isolator.
8.         Menjelaskan beberapa cara untuk memberi muatan secara komunikatif
9.         Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.
10.      Menyelidiki gaya elektrostatis dengan teliti dan jujur
11.      Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan dengan teliti
12.      Menjelaskan pengertian medan listrik.
13.      Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan listrik.
14.      Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan  pasangan muatan.
15.      Menjelaskan prinsip kerja elektroskop secara komunikatif.
16.      Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop secara teliti dan jujur.
17.      Membuat muatan induksi dengan elektroskop secara kerja sama.
18.      Menjelaskan gejala dan penerapan listrik statis dengan rasa tanggung jawab.

B. Materi Pembelajaran
        Listrik Statis

C. Metode Pembelajaran1
           1.  Model   : -  Direct Instruction (DI)
                                  -  Cooperative Learning
              2.   Metode :  -  Diskusi kelompok
                                   -  Eksperimen
                                   -  Observasi
                                   -  Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan



                                                             PERTEMUAN PERTAMA

a.    Kegiatan Pendahuluan



·         Motivasi dan apersepsi
       -   Mengapa jika mistar plastik digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif?
        -   Mengapa muatan induksi selalu berlawanan dengan muatan benda  penginduksi?
·         Prasyarat pengetahuan
      -   Apakah yang dimaksud dengan muatan negatif?
      -   Apakah yang dimaksud dengan induksi? 

b. Kegiatan Inti
-         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik secara kelompok mendiskusikan muatan listrik dengan rasa tamggung jawab.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan muatan positif dan muatan negatif secara komunikatif.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan listrik statis dan listrik dinamis secara komunikatif.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford dengan jujur.
·         Peserta didik memperhatikan perbedaan proton, elektron, dan neutron yang disampaikan oleh guru.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan muatan sebuah benda.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan konduktor dan isolator.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh konduktor dan isolatordengan tanggung jawab.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan jujur dan tanggung jawab.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa cara untuk memberi muatan.

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

    a. Kegiatan Pendahuluan
-      Motivasi dan apersepsi
  -      Apakah jenis gaya yang dihasilkan oleh dua benda yang bermuatanberbeda?
 -      Bagaimana menggambar garis-garis medan listrik di sekitar pasangan muatan?
-         Prasyarat pengetahuan
      -   Apakah yang dimaksud dengan gaya elektrostatis?
      -   Apakah yang dimaksud dengan medan listrik? 
-         Pra eksperimen:
  -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti
-         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya elektrostatis secara komunikatif.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah mistar, dua potongan kaca, secarik kain wol, secarik kain sutra, dan seutas tali dengan jujur.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki gaya elektrostatis
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh gurudengan teliti dan jujur.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan dengan teliti dan jujur.
·         Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan yang disampaikan oleh gurudengan teliti dan jujur.
·         Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.
·         Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik secara kelompok mendiskusikan pengertian medan listrik secara komunikatif.
·         Peserta didik memperhatikan cara menggambar garis-garis medan listrik yang disampaikan oleh gurudengan teliti.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan pasangan muatandengan teliti dan jujur

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA
           a. Kegiatan Pendahuluan
-         Motivasi dan apersepsi
       -    Bagaimana cara mengetahui apakah suatu benda bermuatan atau tidak?
         -    Mengapa pada gedung yang tinggi dilengkapi dengan penangkal petir?
-         Prasyarat pengetahuan
      -   Apakah yang dimaksud dengan elektroskop? 
      -   Bagaimana proses terjadinya petir?
-         Pra eksperimen:
  -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti
-         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja elektroskop dengan komunikatif.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah elektroskop, sebuah sisir plastik, potongan karet ban, secarik kain wol, pembakar bunsen, mistar plastik, potongan kaca, dan secarik kain sutra secara jujur.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui jenis muatan dan membuat muatan induksi dengan elektroskop (BSE IPA SMP Kelas IX Bab 7: Elok Sudibyo dkk).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru dengan teliti dan jujur.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah dilakukandengan teliti dan jujur.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan rasa tanggung jawab.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gejala dan penerapan listrik statisdengan teliti dan tanggung jawab.

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA BSE IPA SMP Kelas IX Bab 7: Elok Sudibyo dkk
  b. Buku referensi yang relevan
        c. Alat dan bahan praktikum
      
F. Penilaian Hasil Belajar
             a. Teknik Penilaian:
Tes unjuk kerja
Tes tertulis

             b. Bentuk Instrumen:
    -   Uji petik kerja prosedur
    -   Tes PG
   -   Tes isian
   -   Tes uraian
             c. Contoh Instrumen:
     -  Contoh tes PG
Ebonit yang digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif karena ....
 a. elektron dari ebonit ke kain wol
 b. proton dari ebonit ke kain wol
 c. elektron dari wol ke ebonit
 d. proton dari wol ke ebonit

                            -  Contoh tes isian
Sebuah benda digosok pada benda lain sehingga sebagian elektronnya berpindah ke benda yang digosok. Dalam peristiwa ini, benda yang digosok menjadi bermuatan ....

                                     -  Contoh tes uraian  
Dua buah benda masing-masing bermuatan +Q dan terpisah sejauh d menghasilkan gaya elektrostatis sebesar F. Kemudian, salah satu muatan itu diperbesar menjadi +2Q dan yang lain menjadi -2Q. Jarak kedua muatan sekarang didekatkan menjadi ½ d. Berapakah gaya elektrostatis kedua muatan sekarang?

-        Contoh penilaian karakter 

RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas   : IX- . . . .
No.
Nama
Kerja-sama
Teliti dan Jujur
Tanggung jawab
Komunikatif
Jumlah
1






2






3






4






5






6






7






Ket : 1. Kurang baik
         2. Cukup
         3. Baik
        4. Sangat baik

                                    Skor yang diperoleh
            Nilai  =    ------------------------------------  x 100
                                    Skor maximum



Keterangan  :
          A  =   81  - 100
          B  =   61  -  80
          C  =   51  -  60
          D  =       <  51


                                                                     Mojokerto,    Juli 2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG                  Guru    Mata Pelajaran





MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd                       H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001                         NIP. 19710116 199903 1 003




















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                                   : UPTSP SMPN 2 GEDEG
Kelas                                         : IX (Sembilan)
Mata Pelajaran     : IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM)

Standar Kompetensi
    1.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar
1.1.  Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Indikator
1.       Mendeskripsikan bentuk atau bangun organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan rasa percaya diri
2.       Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi dengan tepat
3.       Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya dengan rasa tanggungjawab.
4.       Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem ekskresi dengan rasa tanggung jawab

A. Tujuan Pembelajaran
        Peserta didik dapat:
1.       Mndeskripsikan bentuk atau organ – organ penyusun system ekskresi dengan percaya diri
2.       Mendiskripsikan fungsi sistem ekskresi.
3.       Mendiskripsikan alat ekskresi pada manusia.
4.       Menentukan sisa metabolisme pada manusia.
5.       Mengamati dan mempelajari alat ekskresi pada manusia.
6.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja ginjal dengan rasa percaya diri.
7.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kulit dengan rasa percaya diri.
8.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja paru-paru dengan rasa percaya diri.
9.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja hati dengan rasa percaya diri.
10.   Mengidentifikasi faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi dengan rasa tanggung jawab.
11.   Menjelaskan kelainan dan penyakit pada ginjal.
12.   Menjelaskan kelainan dan penyakit pada hati.

B. Materi Pembelajaran
         Sistem Ekskresi

C. Metode Pembelajaran
1.  Model   :   -   Direct Instruction (DI)
                                              -   Cooperative Learning
               2.  Metode  :   -   Diskusi kelompok                
                                   -   Ceramah
                                  
  -   Eksperimen
                                    -   Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan








PERTEMUAN PERTAMA

  1. Kegiatan Pendahuluan
·         Berdoa bersama-sama
·         Mengecek kehadiran siswa
·         Motivasi dan Apersepsi:
     -  Mengapa setiap hari kita mengeluarkan air seni pada saat buang air kecil?
     -  Apakah penyebab penyakit diabetes melitus?
·         Prasyarat pengetahuan:
    -   Apakah yang dimaksud dengan ekskresi?
    -   Apakah yang dimaksud dengan penyakit diabetes melitus?
·         Pra eksperimen:
    -   Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.
           
b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ekskresi.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem ekskresi.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan alat-alat ekskresi pada manusia.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sisa metabolisme pada manusia.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil model torso manusia, gambar anatomi yang besar, atau model gambar tiga dimensi organ-organ ekskresi.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati dan mempelajari alat-alat ekskresi pada manusia
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja dari alat-alat ekskresi pada manusia ( ginjal, kulit, paru-paru, dan hati).
·         Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa kelainan dan penyakit pada ginjal.
·         Peserta didik memperhatikan beberapa kelainan dan penyakit pada hati yang disampaikan oleh guru.


  1. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·         Do’a bersama-sama dan diakhiri dengan salam

PERTEMUAN KEDUA

a.       Kegiatan Pendahuluan
·         Berdoa bersama-sama
·         Mengecek kehadiran siswa

·        
·        
·        
·        
·       Motivasi dan Apersepsi:
       -   Apakah yang berfungsi sebagai alat ekskresi pada serangga?
       -   Zat sisa metabolisme apakah yang dikeluarkan oleh ginjal burung?
·       Prasyarat pengetahuan:
       -   Apakah yang dimaksud dengan buluh malpighi?
 -   Sebutkan alat ekskresi pada burung.
  
b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,
masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
·         Peserta didik mendiskusikan macam-macam sistem ekskresi pada manusia
-        Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain dengan rasa percaya diri.
-        Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
-        Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen tentang zat-zat yang dikeluarkan oleh alat-lat eskresi
-        Guru membimbing siswa dalam melakukan eskperimen
-        Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya sedang kelompok yang menanggapi
-        Guru sebagai moderator untuk memimpin diskusi kelas

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·         Do’a bersama-sama dan diakhiri dengan salam

E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA BSE SMP/MTs Kelas IX Halaman 1-22 : Elok Sudibyo, dkk
  b. Buku referensi yang relevan
 c. Lingkungan
 d. Alat dan bahan praktikum



F. Penilaian Hasil Belajar
        a. Teknik Penilaian:
-    Tes tertulis
-    Tes unjuk kerja
-    Penugasan
       
          b. Bentuk Instrumen:
1.   Tes PG
2.   Tes uraian
3.   Uji petik kerja produk
4.   Proyek

c. Contoh Instrumen:
    -  Contoh tes PG
                                 Organ yang sering disebut sebagai penyaring darah adalah .... 
a. otak                                                               c. ginjal
      b. jantung                                                d. paru-paru
-  Contoh tes uraian
Penyakit apa yang terjadi pada hati? Jelaskan menurut pengetahuan kalian.














-   Contoh proyek
Buatlah artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah.
-          Contoh Penilaian Karakter

RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas   : IX- . . . .
No.
Nama
Percaya diri
Bertanggung jawab
Jumlah
Skor
1




2




3




4




5




6




7





Ket : 1. Kurang baik
         2. Cukup
         3. Baik
        4. Sangat baik

                                    Skor yang diperoleh
            Nilai  =    ------------------------------------  x 100
                                    Skor maximum

Keterangan  :
          A  =   81  - 100
          B  =   61  -  80
          C  =   51  -  60
          D  =       <  51
                                                                     Mojokerto,    Juli  2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG                  Guru    Mata Pelajaran


MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd                       H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001                         NIP. 19710116 199903 1 003
  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah                         : SMP NEGERI 2 GEDEG
Kelas / Semester          : IX (Sembilan) / Semester I
Mata Pelajaran             : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi
         3.  Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar
3.1   Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
1.   Menjelaskan benda dapat bermuatan listrik bila dilakukan dengan cara tertentu secara komunikatif.
2.   Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda bermuatan listrik dengan percaya diri
3.   Melakukan percobaan sederhana secara teliti dan jujur untuk menunjukkan sifat muatan listrik.
4.   Menjelaskan secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik, besar muatan listrik dan jarak antara benda bermuatan listrik dengan rasa tanggung jawab.

A. Tujuan Pembelajaran
        Peserta didik dapat:
1.         Membedakan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif.
2.         Membedakan listrik statis dan listrik dinamis.
3.         Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford secara komunikatif
4.         Membedakan proton, elektron, dan neutron.
5.         Menjelaskan muatan sebuah benda.
6.         Membedakan konduktor dan isolator.
7.         Menyebutkan contoh konduktor dan isolator.
8.         Menjelaskan beberapa cara untuk memberi muatan secara komunikatif
9.         Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.
10.      Menyelidiki gaya elektrostatis dengan teliti dan jujur
11.      Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan dengan teliti
12.      Menjelaskan pengertian medan listrik.
13.      Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan listrik.
14.      Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan  pasangan muatan.
15.      Menjelaskan prinsip kerja elektroskop secara komunikatif.
16.      Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop secara teliti dan jujur.
17.      Membuat muatan induksi dengan elektroskop secara kerja sama.
18.      Menjelaskan gejala dan penerapan listrik statis dengan rasa tanggung jawab.

B. Materi Pembelajaran
        Listrik Statis

C. Metode Pembelajaran1
           1.  Model   : -  Direct Instruction (DI)
                                  -  Cooperative Learning
              2.   Metode :  -  Diskusi kelompok
                                   -  Eksperimen
                                   -  Observasi
                                   -  Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan



                                                             PERTEMUAN PERTAMA

a.    Kegiatan Pendahuluan



·         Motivasi dan apersepsi
       -   Mengapa jika mistar plastik digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif?
        -   Mengapa muatan induksi selalu berlawanan dengan muatan benda  penginduksi?
·         Prasyarat pengetahuan
      -   Apakah yang dimaksud dengan muatan negatif?
      -   Apakah yang dimaksud dengan induksi? 

b. Kegiatan Inti
-         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik secara kelompok mendiskusikan muatan listrik dengan rasa tamggung jawab.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan muatan positif dan muatan negatif secara komunikatif.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan listrik statis dan listrik dinamis secara komunikatif.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford dengan jujur.
·         Peserta didik memperhatikan perbedaan proton, elektron, dan neutron yang disampaikan oleh guru.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan muatan sebuah benda.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan konduktor dan isolator.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh konduktor dan isolatordengan tanggung jawab.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan jujur dan tanggung jawab.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa cara untuk memberi muatan.

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

    a. Kegiatan Pendahuluan
-      Motivasi dan apersepsi
  -      Apakah jenis gaya yang dihasilkan oleh dua benda yang bermuatanberbeda?
 -      Bagaimana menggambar garis-garis medan listrik di sekitar pasangan muatan?
-         Prasyarat pengetahuan
      -   Apakah yang dimaksud dengan gaya elektrostatis?
      -   Apakah yang dimaksud dengan medan listrik? 
-         Pra eksperimen:
  -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti
-         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya elektrostatis secara komunikatif.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah mistar, dua potongan kaca, secarik kain wol, secarik kain sutra, dan seutas tali dengan jujur.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki gaya elektrostatis
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh gurudengan teliti dan jujur.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan dengan teliti dan jujur.
·         Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan yang disampaikan oleh gurudengan teliti dan jujur.
·         Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.
·         Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik secara kelompok mendiskusikan pengertian medan listrik secara komunikatif.
·         Peserta didik memperhatikan cara menggambar garis-garis medan listrik yang disampaikan oleh gurudengan teliti.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan pasangan muatandengan teliti dan jujur

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA
           a. Kegiatan Pendahuluan
-         Motivasi dan apersepsi
       -    Bagaimana cara mengetahui apakah suatu benda bermuatan atau tidak?
         -    Mengapa pada gedung yang tinggi dilengkapi dengan penangkal petir?
-         Prasyarat pengetahuan
      -   Apakah yang dimaksud dengan elektroskop? 
      -   Bagaimana proses terjadinya petir?
-         Pra eksperimen:
  -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti
-         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja elektroskop dengan komunikatif.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah elektroskop, sebuah sisir plastik, potongan karet ban, secarik kain wol, pembakar bunsen, mistar plastik, potongan kaca, dan secarik kain sutra secara jujur.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui jenis muatan dan membuat muatan induksi dengan elektroskop (BSE IPA SMP Kelas IX Bab 7: Elok Sudibyo dkk).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru dengan teliti dan jujur.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah dilakukandengan teliti dan jujur.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikaldengan rasa tanggung jawab.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gejala dan penerapan listrik statisdengan teliti dan tanggung jawab.

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA BSE IPA SMP Kelas IX Bab 7: Elok Sudibyo dkk
  b. Buku referensi yang relevan
        c. Alat dan bahan praktikum
      
F. Penilaian Hasil Belajar
             a. Teknik Penilaian:
Tes unjuk kerja
Tes tertulis

             b. Bentuk Instrumen:
    -   Uji petik kerja prosedur
    -   Tes PG
   -   Tes isian
   -   Tes uraian
             c. Contoh Instrumen:
     -  Contoh tes PG
Ebonit yang digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif karena ....
 a. elektron dari ebonit ke kain wol
 b. proton dari ebonit ke kain wol
 c. elektron dari wol ke ebonit
 d. proton dari wol ke ebonit

                            -  Contoh tes isian
Sebuah benda digosok pada benda lain sehingga sebagian elektronnya berpindah ke benda yang digosok. Dalam peristiwa ini, benda yang digosok menjadi bermuatan ....

                                     -  Contoh tes uraian  
Dua buah benda masing-masing bermuatan +Q dan terpisah sejauh d menghasilkan gaya elektrostatis sebesar F. Kemudian, salah satu muatan itu diperbesar menjadi +2Q dan yang lain menjadi -2Q. Jarak kedua muatan sekarang didekatkan menjadi ½ d. Berapakah gaya elektrostatis kedua muatan sekarang?

-        Contoh penilaian karakter 

RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas   : IX- . . . .
No.
Nama
Kerja-sama
Teliti dan Jujur
Tanggung jawab
Komunikatif
Jumlah
1






2






3






4






5






6






7






Ket : 1. Kurang baik
         2. Cukup
         3. Baik
        4. Sangat baik

                                    Skor yang diperoleh
            Nilai  =    ------------------------------------  x 100
                                    Skor maximum



Keterangan  :
          A  =   81  - 100
          B  =   61  -  80
          C  =   51  -  60
          D  =       <  51


                                                                     Mojokerto,    Juli 2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG                  Guru    Mata Pelajaran





MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd                       H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001                         NIP. 19710116 199903 1 003




















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                                   : UPTSP SMPN 2 GEDEG
Kelas                                         : IX (Sembilan)
Mata Pelajaran     : IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM)

Standar Kompetensi
    1.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar
1.1.  Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Indikator
1.       Mendeskripsikan bentuk atau bangun organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan rasa percaya diri
2.       Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi dengan tepat
3.       Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya dengan rasa tanggungjawab.
4.       Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem ekskresi dengan rasa tanggung jawab

A. Tujuan Pembelajaran
        Peserta didik dapat:
1.       Mndeskripsikan bentuk atau organ – organ penyusun system ekskresi dengan percaya diri
2.       Mendiskripsikan fungsi sistem ekskresi.
3.       Mendiskripsikan alat ekskresi pada manusia.
4.       Menentukan sisa metabolisme pada manusia.
5.       Mengamati dan mempelajari alat ekskresi pada manusia.
6.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja ginjal dengan rasa percaya diri.
7.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kulit dengan rasa percaya diri.
8.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja paru-paru dengan rasa percaya diri.
9.       Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja hati dengan rasa percaya diri.
10.   Mengidentifikasi faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi dengan rasa tanggung jawab.
11.   Menjelaskan kelainan dan penyakit pada ginjal.
12.   Menjelaskan kelainan dan penyakit pada hati.

B. Materi Pembelajaran
         Sistem Ekskresi

C. Metode Pembelajaran
1.  Model   :   -   Direct Instruction (DI)
                                              -   Cooperative Learning
               2.  Metode  :   -   Diskusi kelompok                
                                   -   Ceramah
                                  
  -   Eksperimen
                                    -   Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan








PERTEMUAN PERTAMA

  1. Kegiatan Pendahuluan
·         Berdoa bersama-sama
·         Mengecek kehadiran siswa
·         Motivasi dan Apersepsi:
     -  Mengapa setiap hari kita mengeluarkan air seni pada saat buang air kecil?
     -  Apakah penyebab penyakit diabetes melitus?
·         Prasyarat pengetahuan:
    -   Apakah yang dimaksud dengan ekskresi?
    -   Apakah yang dimaksud dengan penyakit diabetes melitus?
·         Pra eksperimen:
    -   Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.
           
b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ekskresi.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem ekskresi.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan alat-alat ekskresi pada manusia.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sisa metabolisme pada manusia.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil model torso manusia, gambar anatomi yang besar, atau model gambar tiga dimensi organ-organ ekskresi.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati dan mempelajari alat-alat ekskresi pada manusia
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja dari alat-alat ekskresi pada manusia ( ginjal, kulit, paru-paru, dan hati).
·         Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa kelainan dan penyakit pada ginjal.
·         Peserta didik memperhatikan beberapa kelainan dan penyakit pada hati yang disampaikan oleh guru.


  1. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·         Do’a bersama-sama dan diakhiri dengan salam

PERTEMUAN KEDUA

a.       Kegiatan Pendahuluan
·         Berdoa bersama-sama
·         Mengecek kehadiran siswa

·        
·        
·        
·        
·       Motivasi dan Apersepsi:
       -   Apakah yang berfungsi sebagai alat ekskresi pada serangga?
       -   Zat sisa metabolisme apakah yang dikeluarkan oleh ginjal burung?
·       Prasyarat pengetahuan:
       -   Apakah yang dimaksud dengan buluh malpighi?
 -   Sebutkan alat ekskresi pada burung.
  
b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,
masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
·         Peserta didik mendiskusikan macam-macam sistem ekskresi pada manusia
-        Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain dengan rasa percaya diri.
-        Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
-        Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen tentang zat-zat yang dikeluarkan oleh alat-lat eskresi
-        Guru membimbing siswa dalam melakukan eskperimen
-        Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya sedang kelompok yang menanggapi
-        Guru sebagai moderator untuk memimpin diskusi kelas

c. Kegiatan Penutup
-         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
·         Do’a bersama-sama dan diakhiri dengan salam

E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA BSE SMP/MTs Kelas IX Halaman 1-22 : Elok Sudibyo, dkk
  b. Buku referensi yang relevan
 c. Lingkungan
 d. Alat dan bahan praktikum



F. Penilaian Hasil Belajar
        a. Teknik Penilaian:
-    Tes tertulis
-    Tes unjuk kerja
-    Penugasan
       
          b. Bentuk Instrumen:
1.   Tes PG
2.   Tes uraian
3.   Uji petik kerja produk
4.   Proyek

c. Contoh Instrumen:
    -  Contoh tes PG
                                 Organ yang sering disebut sebagai penyaring darah adalah .... 
a. otak                                                               c. ginjal
      b. jantung                                                d. paru-paru
-  Contoh tes uraian
Penyakit apa yang terjadi pada hati? Jelaskan menurut pengetahuan kalian.














-   Contoh proyek
Buatlah artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah.
-          Contoh Penilaian Karakter

RUBRIK PENILAIAN KARAKTER
Kelas   : IX- . . . .
No.
Nama
Percaya diri
Bertanggung jawab
Jumlah
Skor
1




2




3




4




5




6




7





Ket : 1. Kurang baik
         2. Cukup
         3. Baik
        4. Sangat baik

                                    Skor yang diperoleh
            Nilai  =    ------------------------------------  x 100
                                    Skor maximum

Keterangan  :
          A  =   81  - 100
          B  =   61  -  80
          C  =   51  -  60
          D  =       <  51
                                                                     Mojokerto,    Juli  2016
Mengetahui
Kepala UPTSP SMPN 2 GEDEG                  Guru    Mata Pelajaran


MAKHFUDZ KAMAEDI, S.Pd                       H.A.NICO ROCHMADI, S.Pd
NIP. 19620602 198301 1 001                         NIP. 19710116 199903 1 003